Satuan Pemeliharaan 11
LINTASAN SEJARAH
Depo Pemeliharaan 10 adalah satuan pelaksana di bawah jajaran Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Koharmatau) yang memiliki tugas pokok dalam melaksanakan pemeliharaan tingkat berat pesawat terbang Fixed Wing, Rotary Wing, perbaikan komponen pesawat terbang (Propeller, Hydraulic System, Lisment), Kalibrasi Alat Ukur Presisi, NDI, pembuatan komponen fabrikasi secara terbatas dan pelapisan.
Sebagai satuan pelaksana di bawah Koharmatau, Depohar 10 dalam pelaksanaan tugasnya dibantu oleh satuan-satuan pelaksana yang terdiri dari beberapa Satuan Pemeliharaan atau disingkat Sathar, yaitu Sathar 11, Sathar 12, Sathar 13, Sathar 14, Sathar 15 dan Sathar 16 yang dalam pelaksanaan tugasnya mempunyai peran yang sangat penting dalam mendukung kegiatan operasional TNI Angkatan Udara.
Satuan Pemeliharaan 11 atau dapat disingkat menjadi Sathar 11 adalah salah satu satuan pelaksana di bawah jajaran Depohar 10 yang mempunyai tugas pokok dalam melaksanakan pemeliharaan tingkat berat pesawat latih TNI Angkatan Udara. Pesawat yang melaksanakan pemeliharaan di Sathar 11 saat ini meliputi pesawat KT-1B Woong Bee, G-120TP-A Grob, Cessna series, PTTA (Pesawat Terbang Tanpa Awak) dan Glider.
Berdirinya Satuan. Depo pemeliharaan 10 (saat ini) telah mengalami beberapa perubahan nama sampai dengan dibentuknya beberapa satuan jajaran dibawahnya yang berdiri mulai tahun 1966 saat namanya menjadi “Wing Logistik 010”.
Berdirinya Satuan Pemeliharaan 11. Pada tanggal 2 Mei 1966 berdasarkan kepada Keputusan Men Pangau Nomor 45 tahun 1966 "Depot Teknik 011" berubah menjadi "Wing Logistik 010", perubahan nama ini diikuti juga dengan perubahan struktur organisasinya, baik eselon staf maupun pelaksana. Pada saat itu pula “Skadron Teknik 011” atau yang sekarang Satuan Pemeliharaan 11 tebentuk. Skatek 011 merupakan pelaksana kegiatan pemeliharaan tingkat berat pesawat terbang. Pimpinan pertama pada waktu itu dilantik tahun 1966 hingga tahun 1971 oleh Mayor TPT G. CH. Van Holts.
Satuan Pemeliharaan 11. Skatek 011 mengalami beberapa kali perubahan nama satuan dan beberapa kali pula pergantian pemimpin, dimulai dari berdirinya pada tahun 1966 hingga sekarang menjadi Satuan Pemeliharaan 11. Adapun perubahan periode yang disertai pergantian nama satuan dan pejabat sebagai berikut :
- Periode Tahun 1970-1978 (Kesatuan Pemeliharaan 011). Pada tanggal 1 Juli 1970 sesuai dengan Surat Keputusan Men Pangau nomor 57 tahun 1970, “Wing Logistik 010” namanya diganti menjadi “Depot Logistik 010”. Dengan adanya perubahan ini, Struktur Organisasinya juga mengalami perubahan, baik ditingkat Markas maupun satuan pelaksananya dimana semula “Skadron Teknik 011” berganti nama menjadi “Kesatuan Pemeliharaan 11” yang dapat disingkat Sathar 11.
- Periode Tahun 1978-1985 (Skadron Teknik 11). Pada tanggal 23 Mei 1978 berdasarkan Surat keputusan Kasau Nomor : Kep/19/V/78, “Depot Logistik 010” diganti namanya menjadi “Wing Materiil 10”. Dengan adanya perubahan nama tersebut, maka“Kesatuan Pemeliharaan 011” juga mengalami perubahan nama menjadi “Skadron Teknik 11”. Perubahan nama itu kembali lagi pada tahun 1966 dimana Skadron Teknik 011 didirikan.
- Periode Tahun 1985-1998 (Bengkel Pemeliharaan 11). Berdasarkan Surat Keputusan Kasau Nomor : Skep/01/III/1985 terhitung tanggal 11 Maret 1985, “Wing Materiil 10” diganti namanya menjadi “Depo Pemeliharaan Pesawat Terbang 10” yang dapat disingkat Depopesbang 10. Perubahan tersebut diikuti oleh perubahan nama satuan jajarannya, dimana “Skadron Teknik 11” diganti menjadi “Bengkel Pemeliharaan 11”. Komandan Skatek diganti menjadi Kepala Bengkel Pemeliharaan disingkat Kabenghar.
- Periode Tahun 1998 s.d. sekarang (Satuan Pemeliharaan 11). Berdasarkan Surat Keputusan Kasau Nomor : Kep/4/II/1998 tanggal 3 Februari 1998 tentang Pokok-Pokok Organisasi dan Prosedur Kotama fungsional TNI Angkatan Udara dan menyangkut perubahan nama dari “Depo Pemeliharaan Pesawat Terbang 10” menjadi “Depo Pemeliharaan 10” dan disingkat Depohar 10 yang diikuti perubahan satuan jajarandiabawahnya. “Bengkel Pemeliharaan 11” berubah nama menjadi “Satuan Pemeliharaan 11” disingkat Sathar 11. Perubahan otomatis terjadi pada nama pimpinan satuan, Kepala Bengkel Pemeliharaan 11 diganti menjadi Komandan Satuan Pemeliharaan 11 disingkat Dansathar 11. Hingga kini Satuan Pemeliharaan 11 belum ada perubahan. Berdasarkan perkasau Nomor 8 Tahun 2013 tentang pokok-pokok organisasi dan prosedur Depo Pemeliharaan 10 tedapat perubahan susunan organisasi. Satuan Pemeliharaan 11 terbagi menjadi 2 satuan pemeliharaan, yaitu Satuan Pemeliharaan 11 dan Satuan Pemeliharaan 14. Sebelum terpisah, Sathar 11 melaksanakan pemeliharaan tingkat berat pesawat angkut sedang dan pesawat latih TNI Angkatan Udara. Setelah terpisah Sathar 11 hanya melaksanakan pemeliharaan tingkat berat pesawat latih sedangkan Sathar 14 melaksanakan pemeliharaan tingkat berat pesawat angkut sedang. Pembagian kedua Sathar tersebut masih bertahan hingga saat ini, begitu pula pembagian pimpinan, personel, kantor dan hanggar.
VISI DAN MISI
VISI :
Terwujudnya kemampuan pemeliharaan yang handal dan mumpuni sesuai dengan perkembangan teknologi untuk menunjang kesiapan alutsista pesawat latih TNI Angkatan Udara, agar tercipta bibit-bibit unggul dalam mengawaki pesawat TNI Angkatan Udara.
MISI :
· Meningkatkan kemampuan pemeliharaan alutsista TNI Angkatan Udara terutama pesawat latih dengan berbagai tipe dan jenis menyesuaikan dengan alutsista yang dimiliki oleh TNI Angkatan Udara.
· Meningkatkan kemampuan teknisi pesawat dalam melaksanakan pemeliharaan guna mencapai kesiapan alutsista TNI Angkatan Udara.
· Meningkatkan kualitas hasil pemeliharaan secara maksimal dan baik, dalam rangka mendukung kesiapan alutsista TNI Angkatan Udara serta tercipta keselamatan terbang dan kerja untuk mencapai zero accident.
KEMAMPUAN SATUAN
Berdasarkan Sertifikat Kelaikan Udara Nomor SLAIK/021-10-FH/AU/XI/2017/Dislambangjau, Satuan Pemeliharaan 11 merupakan satuan pelaksana Depo Pemeliharaan 10 yang memiliki spesifikasi kemampuan untuk melaksanakan pemeliharaan dan perbaikan tingkat berat pesawat terbang KT-1B Woong Bee, G-120TP-A Grob, Cessna series, Pesawat terbang tanpa awak (PTTA), dan Glider. Macam kemampuan Satuan Pemeliharaan 11 sebagai berikut:
- Kemampuan secara umum:
a. Melaksanakan pemeliharaan dan perbaikan tingkat berat pesawat terbang KT-1BWoong Bee, G-120TP-A Grob, Cessna series, PTTA, dan Glider sesuai dengan programpemeliharaan.
b. Mengajukan kebutuhan materiel yang diperlukan untuk pemeliharaan dan perbaikan pesawat terbang sesuai dengan prosedur yang berlaku.
c. Melaksanakan bantuan pemeliharaan lapangan kepada satuan lain.
d. Melaksanakan kegiatan tata usaha teknik pemeliharaan dan perbaikan pesawat terbang.
e. Melaksanakan tata usaha kantor dan urusan dalam.
f. Melaksanakan dan mengawasi kegiatan keselamatan terbang dan kerja.
g. Melaksanakan pembinaan personel.
h. Melaksanakan koordinasi dengan satuan lain untuk kelancaran tugasnya.
i. Memberikan saran-saran pemecahan kepada Dandepohar 10 yang berkaitan dengan bidang tugasnya.
- Kemampuan dasar Sathar 11 adalah melaksanakan pemeliharaan tingkat berat pesawat latih TNI Angkatan Udara. Adapun daftar pesawat yang telah dan akan dilaksanakan pemeliharaan di Sathar 11
a. Cessna 182/172 : PI 3000 JT/ 5 THN
b. KT-1B Woong Bee : SI 3000 JT
c. G-120TP-A Grob : PI 3000 JT
d. PTTA (Pesawat Terbang Tanpa Awak) : Pemeliharaan terbatas
e. : Pemeliharaan terbatas
- Kemampuan tambahan
a. Melaksanakan Bantuan Pemeliharaan Lapangan pesawat Cessna series dan pesawat Grob
b. Melaksanakan Pemeliharaan Khusus (Harsus) pesawat Cessna series.
c. Restorasi pesawat NU-200 Sikumbang untuk dijadikan monumen di Museum TNI Angkatan Udara
Dirgantara Mandala Yogyakarta.
- Kemampuan yang dikembangkan. Kemampuan dasar yang akan dikembangkan adalah dalam penyiapan pelaksanakan pemeliharaan dan perawatan terhadap pesawat G-120TP-A Grob, PTTA dan Glider, karena pesawat tersebut sebagian besar berbahan composite sehingga membutuhkan penanganan khusus dalam bidang structure repair. Untuk pesawat Grob direncanakan akan mulai masuk pemeliharaan pada tahun 2020 yang akan dilaksanakan di Satuan Pemeliharaan 11.
- Kemampuan yang pernah dimiliki. Kemampuan yang pernah dimiliki sathar 11 adalah melaksanakan pemeliharaan tingkat berat pesawat T-3C-1 Charlie (PI 6000 JT) dan pemeliharaan tingkat berat pesawat AS-202 Bravo (PI 2500 JT). Pesawat UF-1 Albatros, Fokker 27, Fokker 28, CN-235, CN-295 dan Boeing series merupakan pesawat yang pernah melaksanakan pemeliharaan tingkat berat di Sathar 11, saat belum terpisah dengan Sathar 14 saat ini.